Ada beberapa peristiwa penting perihal Palestina sejak era pendudukan israel

Pemisahan Negara Palestina (1947)

Tahun 1947, setelah lebih dari dua dekade dijajah Inggris, Perserikatan Bangsa-bangsa mengusulkan rencana membagi Palestina menjadi dua bagian yaitu negara Yahudi merdeka dan negara Arab merdeka.

Kota Yerusalem yang diklaim sebagai ibu kota oleh orang Yahudi dan Arab Palestina akan menjadi wilayah internasional dengan status khusus. Para pemimpin Yahudi menerima rencana tersebut tetapi banyak orang Arab Palestina dengan keras menentangnya.

Kelompok Arab berpendapat bahwa mereka mewakili mayoritas penduduk di wilayah tertentu dan harus diberikan lebih banyak wilayah. Mereka mulai membentuk pasukan sukarelawan di seluruh Palestina

Lahirnya Organisasi PLO (1964)

Organisasi Pembebasan Palestina (Arab: منظمة تحرير فلسطينيةMunazzamat al-Tahrir Filastiniyyah; Inggris: Palestine Liberation Organization atau disingkat PLO) adalah organisasi yang dibentuk pada 28 Mei 1964 dengan tujuan untuk “kemerdekaan Palestina”. Organisasi ini dikenal sebagai “perwakilan sah dari bangsa Palestina” oleh 100 negara, dan mendapatkan status peninjau oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak 1974

Pembakaran Masjid Al Aqsha (1969)


Menurut berita yang berasal dari sumber-sumber Israel, tersangka Australia yang bernama Dennis Michael Rohan adalah sekutu Israel yang dibawa oleh Badan Yahudi untuk bekerja untuk Israel. Badan Yahudi mengatur agar warga Australia yang bekerja di sebuah ‘Kibbutz’ selama beberapa bulan, sehingga ia bisa belajar bahasa Ibrani dan mendapatkan lebih banyak pengajaran Zionis

Perang Yom Kippur (1973)

Perang pun meletus beberapa menit selepas pukul dua siang pada bulan suci Ramadan, Sabtu, 6 Oktober 1973. Saat itu, tentara Suriah dan Mesir secara bersamaan menyerang Israel dari utara dan selatan

Intifadha Pertama (1987 – 1993)

Intifada adalah gerakan perlawanan secara kolektif dan massal oleh rakyat Palesina terhadap Israel. Intifada I terhadap terjadi di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur. Edward Said dalam Intifada: The Palestinian Uprising Against Israeli Occupation (1989) menyebutkan, Intifada I dimulai pada 9 Desember 1987.

Intifadha Kedua (2000)

Pada 28 September 2000, Intifada II terjadi. Dikutip dari laporan BBC edisi 12 April 2012 bertajuk “2000: ‘Provocative’ Mosque Visit Sparks Riots”, pemicunya adalah kedatangan Perdana Menteri Israel kala itu, Ariel Sharon, ke Temple Mount dan dikawal oleh ratusan polisi.

Sumber : Tirto, CNN Indonesia, Wikipedia dan Republika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here